Selasa, 03 Januari 2012

2011, Laju Inflasi Indonesia 3,79 Persen

Badan Pusat Statistik (BPS) mengatakan laju inflasi Indonesia sepanjang tahun 2011 tercatat sebesar 3,79 persen. Angka ini masih di bawah target pemerintah 5,65 persen dan di bawah inflasi 2010 sebesar 6,96 persen.

Hal itu diumumkan Kepala BPS Suryamin, di Jakarta, Senin (2/1). Lembaganya mencatat harga beras masih menjadi penentu utama laju inflasi Indonesia tahun kemarin.

Suryamin menjelaskan, dari 3,79 persen kenaikan harga beras menyumbang 0,54 persen inflasi, harga emas menyumbang 0,34 persen, harga rokok kretek berkontribusi 0,22 persen, dan harga sewa rumah kontrakan menyumbang 0,21 persen.

Pergerakan harga beras ini menjadi perhatian serius terkait dengan prediksi hujan besar awal tahun. Terlebih curah hujan tinggi itu menyebabkan banjir termasuk di lumbung padi seperti Karawang.

Pada kesempatan terpisah, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta Bank Indonesia untuk aktif menyesuaikan besaran suku bunga (BI rate). Hal ini dilakukan untuk menarik investasi asing terkait dengan peringkat layak investasi Indonesia.

Meski memiliki ruang, namun banyak ekonom memperkirakan penurunan suku bunga baru akan dilakukan BI pada Februari atau Maret akibat ancaman resesi Eropa. Sementara Dewan Gubernur BI baru akan bertemu 12 Januari mendatang untuk menentukan besaran BI rate.


Sumber:

Bank Dunia Paparkan Ekonomi Indonesia 2011-2012

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Prof. Dr. Armida S. Alisjahbana, MA, telah menerima kunjungan Tim Ekonomi Bank Dunia yang dipimpin oleh Dr. Franz Drees-Gross, Sector Manager of the Indonesia Sustainable Development Unit, yang disertai oleh antara lain Dr. Enrique Blanco Armas, Senior Economist, Ibu Vivi Alatas, Dr. William Wallace, Dr. Sukarno Wirokartono, Dr. Ashley Taylor, dan Dr. Henry Sandee. Menteri PPN didampingi oleh Deputi Bidang Ekonomi, Dr. Prasetijono Widjojo, MJ, MA, Deputi Bidang Sumber Daya Alam, Dr. Ir. Rr. Endah Murniningtyas, MSC., Deputi Bidang Kemiskinan, Ketenagakerjaan, dan Usaha Kecil Menengah, Dr. Ir. Ceppie Kurniadi Sumadilaga, MA., Direktur Industri, IPTEK dan BUMN, Dr. Ir. Mesdin Kornelius Simarmata, MSc, Direktur Keuangan Negara, Dr. Ir. Leonard VH Tampubolon, MA, Direktur Perencanaan Makro, Ir. Bambang Prijambodo, MA., dan Direktur Jasa Keuangan dan Analisis Moneter, Ir. Sidqi Lego Pangesthi Suyitno, MA. Pertemuan diadakan di Ruang Rapat Menteri dan berlangsung dari pukul 09.45 sampai dengan pukul 11.50 WIB.

Tahun 2012: Momentum Revitalisasi Koperasi Sebagai Kekuatan Ekonomi Kerakyatan

Tahun 2012, PBB menetapkan sebagai tahun Koperasi Dunia, dengan dasar tersebut juga pemerintah Indonesia juga mencanangkan tahun 2012 sebagai tahun revitalisasi koperasi, Hal ini tentu momentum baik dalam upaya mengembangkan dan menggerakkan perekonomian nasional kepada salah satu soko guru utama-nya yakni koperasi. Bagi bangsa Indonesia, koperasi bukanlah istilah dan konsep baru, Sebelum para pendiri bangsa ini memperkenalkan istilah dan jatidiri koperasi, masyarakat bangsa ini telah memiliki dan mempraktekkan prinsip-prinsip universal dari koperasi itu sendiri. Banyak kalangan mempercayai bahwa ‘pijakan’ pertama perkoperasian kita diletakkan oleh Rd. Aria Wiriatmadja pada 115 tahun yang lalu di Purwokerto jahu sebelum koperasi lahir secara resmi pada Kongres Koperasi pada tahun 1947 di Tasikmalaya.

2012, Indonesia Kebanjiran Konser Band-band Luar Negeri

Yap, sepertinya tahun 2012 ini adalah berkah bagi para pecinta musik tanah air. Bagaimana tidak, pada awal tahun saja tercatat banyak sekali band-band besar dari barat sana yang akan perform di berbagai kota di Indonesia. Contohnya saja, band progressive rock legendaris seperti Dream Theater yang akan pentas di Ancol, belum lagi band-band metal macam Sepultura dan Anthrax, dua band Thrash/heavy metal paling 'sepuh' di dunia. Belum lagi nama-nama seperti The Black Dahlia Murder, Underoath, Evanescence, A Day To Remember, A Skylit Drive, dan lainnya. Hal ini jelas membuat pecinta musik Indonesia girang, tapi juga harus menyiapkan uang extra apabila ingin menonton band-band favorit.

Berikut ini saya akan mencoba share beberapa jadwal manggung dari beberapa band paling ternama menurut saya:

 Siapa sih yang tidak kenal dengan DREAM THEATER?? Band progressive rock paling terkemuka di dunia. Band yang berdiri pada September 1985 saat ini dimotori oleh John Petrucci (gitar), John Myung (bass), James LaBrie (vokal), Jordan Rudes (kibor), dan Mike Mangini (drum, menggantikan Mike Portnoy belum lama ini). DT akan tampil di Indonesia pada tanggal 21 April 2012 dalam World Tour 2012-nya. Venue konser adalah di Meis Ancol, Jakarta


Bohong kalo anak metal ngga kenal sama band ini. Band asal Brazil yang berdiri pada 1984 ini beranggotakan Andreas Kisser (gitar), Derrick Green (gitar/vokal), Paulo Jr. (bass), serta Sardi Francesco (drum). Sepultura akan menggelar konser di 5 kota di Indonesia yaitu Medan, Makassar, Jakarta, Surabaya, serta Bali pada awal Februari nanti.




Anthrax adalah salah satu dari big four thrash metal dunia bersama Metallica, Megadeth, dan Slayer. Band yang berasal dari New York ini akan perform di Pantai Karnaval Ancol pada tanggal 31 Maret 2012. Bagi para metalheads wajib hukumnya nonton konser salah satu 'mbahnya' metal ini.




Satu lagi band metal yang akan tampil di Indonesia, The Black Dahlia Murder. Band heavy metal asal Amerika ini akan tampil di Jakarta pada tanggal 17 Februari 2012, venue-nya adalah parkir kolam renang senayan.






Selain band-band di atas, masih banyak lagi band yang kaan melakukan tur konser di Indonesia. Jadi, masih banyak pilihan bagi pecinta musik untuk menonton idola masing-masing. untuk lebih lengkapnya, silahkan buka www.extreme-zine.com

January Effect, IHSG menanjak 32 Poin

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menanjak 32 poin akibat adanya January Effect. Saham-saham lapis dua yang masih murah mulai diburu investor.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG naik 13,212 poin (0,34%) ke level 3.822,352. Indeks masih minim sentimen karena banyak bursa saham yang masih tutup.

Menguatnya beberapa bursa Asia setelah libur tahun baru mendorong IHSG terus menanjak secara perlahan. Posisi tertinggi yang bisa diraih indeks hingga siang ini berada di level 3.845,156.

Senin, 02 Januari 2012

Amankah Investasi Kita?

Jakarta - Kalau kita membaca tulisan di media masa atau mendengar berita, maka banyak sekali cerita horor terhadap produk investasi yang ditawarkan oleh orang-orang yang terkadang tidak kita kenal. Masih teringat kasus sekitar 10 tahun lalu investasi perkebunan di Qurnia Alam Raya atau disingkat QSAR yang banyak memakan korban? Tebak, kasus tersebut terulang lagi di investasi di China yang juga banyak memakan korban yang pada akhirnya banyak korban yang tutup mulut karena malu. Bahkan sampai dengan kasus teranyar yaitu penipuan Reksa Dana bodong yang ada di Bank Century juga terjadi.

Selain itu, Investasi pada produk keuangan seperti Reksa Dana pun juga sering menuai badai. Reksa Dana di Indonesia beberapa kali mengalami penurunan yang cukup drastis yaitu ditahun 2003, 2005, dan 2008 ketika terjadi krisis global kemarin, serta akhir-akhir ini dengan adanya ketidak pastian karena kasus Eropa. Wah, kalau begitu tidak ada tempat yang aman donk untuk berinvestasi? Apakah tidak sebaiknya dana kita disimpan dirumah saja dilemari atau dibawah bantal?

Pro dan Kontra Redenominasi Rupiah

Jakarta - Kok dibilang "lagi"? Karena sebenarnya ini isue yang sudah pernah dibicarakan diawal tahun 2011 tapi kembali menjadi pembicaraan dalam satu minggu terakhir. Jadi sebenarnya suka atau tidak suka, mau atau tidak mau , perlahan tapi pasti ternyata Pemerintah tetap meneruskan rencana untuk melakukan Redenominasi pada mata uang Rupiah kita tercinta ini. Hal ini terbukti dengan disetujuinya rancangan Redenominasi oleh pemerintah pada pertengahan Maret 2011 kemarin. Sekarang tinggal menunggu apakah usulan tersebut akan mendapatkan persetujuan oleh DPR untuk dilaksanakan.

Secara konsep Redenominasi adalah proses dimana suatu pemerintahan, dalam hal ini Indonesia membuang 000 alias tiga nol dibelakang mata uang rupiah kita dengan tujuan untuk menyederhanakan penulisan, pencatatan, transaksi dan penyebutan kedepannya, akan tetapi tidak mengurangi nilai dari transaksi tersebut. Sehingga apabila kita sekarang mempunyai uang Rp. 1,000,000,- (satu juta rupiah), maka setelah Redenominasi uang kita akan menjadi "hanya" Rp. 1,000,- (seribu rupiah) mata uang baru. Nilai seribu rupiah baru ini akan bisa dipakai untuk membeli barang (transaksi) yang nilainya setara dengan satu juta saat ini.

Outlook Ekonomi Indonesia Lebih Cerah di 2012

Net ekspor telah menjadi sumber yang krusial terhadap permintaan final sepanjang tahun ini hingga semester pertama, akibat pemacu pertumbuhan tradisional Indonesia, yakni konsumsi swasta dan investasi telah gagal menjaga laju pertumbuhan sebelum krisis.

Meski demikian dinamika penguatan ekspor serta permintaan domestik yang relative solid masih berhasil menjaga laju pertumbuhan GDP Riil Indonesia di zona nyaman kisaran 6 – 7%, namun masih tergantung pada permintaan eksternal, selain rentant juga pada pelambatan pertumbuhan global.

Pemerintah memiliki proyeksi yang mengindikasikan bahwa investasi infrastruktur harus mendekati 7% dari GDP per tahun supaya bisa meningkatkan potensi pertumbuhan ekonomi seperti China maupun India di level 7 – 9%. Setelah sempat anjlok ke 7.1% YoY di Q3 dari sebelumnya 9.4% YoY di Q2, dapat diekspektasikan pertumbuhan investasi masih melambat lagi, mendekati level proyeksi terbatah untuk pertumbuhan investasi pada laju 6 – 7% tahun depan.

Untungnya masih ada katalis positif dari sisi demografis Indonesia yang cukup strategis menjadikan pertumbuhan jangka panjang masih berpotensi positif. Faktor ini seharusnya masih dapat menjaga kesinambungan pertumbuhan ivnestasi diatas 6% hingga tahun depan.

Maka dapat disimpulkan prospek ekonomi Indonesia secara keseluruhan masih positif dimana hal ini akan berimbas pada apresiasi pasar aset Indonesia seperti saham dan mata uang.


Sumber:

http://www.monexnews.com/market-outlook/outlook-ekonomi-indonesia-lebih-cerah-di-2012.htm
diambil pada hari Selasa, 3 Januari 2012 pukul 05.15

Sabtu, 17 Desember 2011

BAB 2: PENGERTIAN DAN PRINSIP-PRINSIP KOPERASI


KOPERASI, GOTONG ROYONG, DAN TOLONG MENOLONG

Ø     KOPERASI

Mengandung makna “kerja sama”, ada juga yang mengartikan ‘menolong satu sama lain’. Arti kerjasama bisa berbeda-beda tergantung dari cabang ilmunya. Koperasi berkaitan dengan fungsi-fungsi:
·        Fungsi sosial
·        Fungsi ekonomi
·        Fungsi politik
·        Fungsi etika

Ø     GOTONG ROYONG
Menurut Mubyarto, gotong royong adalah kegiatan bersama untuk mencapai tujuan bersama.

Ø     TOLONG MENOLONG
Menurut Mubyarto, tolong menolong atau bantu membantu menunjukkan pada pencapaian tujuan perorangan. Gotong royong dan tolong menolong lebih bertujuan sosial, bukan bertujuan ekonomi. Koperasi mempunyai tujuan ekonomi yang lebih konkrit.

A.    DEFINISI ILO (INTERNATIONAL LABOUR ORGANIZATION)

Dalam definisi ILO terdapat 6 elemen yang dikandung dalam koperasi, yaitu:
1.     Koperasi adalah perkumpulan orang-orang
2.     Penggabungan orang-orang berdasarkan kesukarelaan
3.     Terdapat tujuan ekonomi yang ingin dicapai
4.     Koperasi berbentuk organisasi bisnis yang diawasi dan dikendalikan secara demokratis
5.     Terdapat kontribusi yang adil terhadap modal yang dibutuhkan
6.     Anggota koperasi menerima resiko dan manfaat secara seimbang

B.     Definisi Arifinal Chaniago (1984)

Koperasi sebagai suatu perkumpulan yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum, yang memberikan kebebasan kepada anggota untuk masuk dan keluar, dengan bekerja sama secara kekeluargaan menjalankan usaha untuk mempertinggi kesejahteraan jasmaniah para anggotanya.

C.     Definisi P.J.V. Dooren

There is no single definition (for cooperative) which is generally accepted, but the common principle is that cooperative union is an association of member, either personal corporate, which have voluntarily come together in pursuit of a common economic objective.

D.    Definisi Hatta (Bapak Koperasi Indonesia)

Koperasi adalah usaha bersama untuk memperbaiki nasib penghidupan ekonomi berdasarkan tolong menolong. Semangat tolong menolong tersebut didorong oleh keinginan memberi jasa kepada kawan berdasarkan  “seorang buat semua dan semua buat seorang”.

E.     Definisi Mungkner

Koperasi sebagai organisasi tolong menolong yang menjalankan ‘urusniaga’ secara kumpulan, yang berazaskan konsep tolong menolong. Aktivitas dalam urusniaga semata-mata bertujuan ekonomi, bukan sosial seperti yang dikandung  gotong royong.

F.     Definisi UU No. 25/1992

Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang-seorang atau badan hukum koperasi, dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasar  atas  azas  kekluargaan.


5 UNSUR KOPERASI INDONESIA

o   Koperasi adalah badan usaha (business enterprise)
o   Koperasi adalah kumpulan orang-orang dan atau badan-badan hukum koperasi
o   Koperasi Indonesia koperasi yang bekerja berdasarkan “prinsip-prinsip koperasi”
o   Koperasi Indonesia adalah “Gerakan Ekonomi Rakyat”
o   Koperasi Indonesia “berazaskan kekeluargaan”

TUJUAN KOPERASI
-Sesuai UU No. 25/1992 Pasal 3
     Koperasi bertujuan memajukan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya, serta ikut membangun tatanan perekonomian nasional dalam rangka mewujudkan masyarakat yang maju, adil, dan makmur berlandaskan Pancasila dan UUD 1945.

-UU No. 25/1992 Pasal 4 Fungsi Koperasi
-       Membangun dan mengembangkan potensi kemampuan ekonomi anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosialnya
-        Berperan serta secara aktif dalam upaya mempertinggi kualitas kehidupan manusia dan masyarakat
-      Memperkokoh perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan ketahanan  perekonomian nasional dengan koperasi sebagai sokogurunya
-       Berusaha untuk mewujudkan dan mengembangkan perekonomian nasional yang merupakan usaha bersama berdasar atas azas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi.
PRINSIP-PRINSIP KOPERASI

1.     PRINSIP MUNKNER
2.     PRINSIP ROCHDALE
3.     PRINSIP RAIFFEISEN
4.     PRINSIP HERMAN SCHULZE
5.     PRINSIP ICA (International Cooperative Alliance)
6.     PRINSIP Koperasi Indonesia versi UU No. 12 tahun 1967
7.     PRINSIP Koperasi indonesia versi UU No. 25/1992

PRINSIP-PRINSIP MUNKNER

Ø - Keanggotaan bersifat sukarela
Ø - Keanggotaan terbuka
Ø - Pengembangan anggota
Ø - Identitas sebagai pemilik dan pelanggan
Ø - Manajemen dan pengawasan dilaksanakan secara demokratis
Ø - Koperasi sebagai kumpulan orang-orang
Ø - Modal yang berkaitan dengan aspek sosial tidak dibagi
Ø - Efisiensi ekonomi dari perusahaan koperasi
Ø - Perkumpulan dengan sukarela
Ø - Kebebasan dalam pengambilan keputusan dan penetapan tujuan
Ø - Pendistribusian yang adil dan merata akan hasil-hasil ekonomi
Ø - Pendidikan anggota

PRINSIP ROCHDALE

Ø - Pengawasan secara demokratis
Ø - Keanggotaan yang terbuka
Ø - Bunga atas modal dibatasi
Ø- Pembagian sisa hasil usaha kepada anggota sebanding dengan jasa masing-masing anggota
Ø - Penjualan sepenuhnya dengan tunai
Ø - Barang-barang yang dijual harus asli dan tidak yang dipalsukan
Ø - Menyelenggarakan pendidikan kepada anggota dengan prinsip-prinsip anggota
Ø - Netral terhadap politik dan agama

PRINSIP RAIFFEISEN

Ø = Swadaya
Ø = Daerah kerja terbatas
Ø = SHU untuk cadangan
Ø = Tanggung jawab anggota tidak terbatas
Ø = Pengurus bekerja atas dasar kesukarelaan
Ø = Usaha hanya kepada anggota
Ø = Keanggotaan atas dasar watak, bukan uang

PRINSIP HERMAN SCHULZE

Ø = Swadaya
Ø = Daerah kerja tak terbatas
Ø = SHU untuk cadangan dan untuk dibagikan kepada anggota
Ø = Tanggung jawab anggota terbatas
Ø = Pengurus bekerja dengan mendapat imbalan
Ø = Usaha tidak terbatas tidak hanya untuk anggota

PRINSIP/SENDI KOPERASI MENURUT UU NO. 12/1967

Ø + Sifat keanggotaan sukarela dan terbuka untuk setiap Warga Negara Indonesia
Ø+ Rapat anggota merupakan kekuasaan tertinggi sebagai pemimpin demokrasi dalam koperasi
Ø + Pembagian SHU diatur menurut jasa masing-masing anggota
Ø + Adanya pembatasan bungan atas modal
Ø + Mengembangkan kesejahteraan anggota khususnya dan masyarakat pada umumnya
Ø + Usaha dan ketatalaksanaannya berifat terbuka
Ø + Swadaya, swakarta, dan swasembada sebagai pencerminan prinsip dasar percaya pada diri sendiri

PRINSIP ICA

Ø > Keanggotaan koperasi secara terbuka tanpa adanya pembatasan yang dibuat-buat
Ø > Kepemimpinan yang demokratis atas dasar satu orang satu suara
Ø > Modal menerima bunga yang terbatas (bila ada)
Ø > SHU dibagi 3: cadangan, masyarakat, keanggotaan sesuai dengan jasa masing-masing
Ø > Semua koperasi harus melaksanakan pendidikan secara terus menerus
Ø> Gerakan koperasi harus melaksanakan kerjasama yang erat, baik ditingkat regional, nasional, maupun internasional

PRINSIP KOPERASI UU NO. 25/1992

Ø > Keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka
Ø > Pengelolaan dilakukan secara demokrasi
Ø > Pembagian SHU dilakukan secara adil sesuai dengan jasa usaha masing-masing anggota
Ø > Pemberian balas jasa yang terbatas terhadap modal
Ø > Kemandirian
Ø > Pendidikan perkoperasian 
    > Kerjasama antar koperasi

BAB 1: SEJARAH PERKEMBANGAN KOPERASI

A. SEJARAH LAHIRNYA KOPERASI

     Koperasi modern yang berkembang dewasa ini lahir pertama kali di Inggris, yaitu di Kota Rochdale pada tahun 1844. Koperasi timbul pada masa perkembangan kapitalisme sebagai akibat revolusi industri. Pada awalnya, Koperasi Rochdale berdiri dengan usaha penyediaan barang-barang konsumsi untuk keperluan sehari-hari. Akan tetapi seiring dengan terjadinya pemupukan modal koperasi, koperasi mulai merintis untuk memproduksi sendiri barang yang akan dijual. Kegiatan ini menimbulkan kesempatan kerja bagi anggota yang belum bekerja dan menambah pendapatan bagi mereka yang sudah bekerja. Pada tahun 1851, koperasi tersebut akhirnya dapat mendirikan sebuah pabrik dan mendirikan perumahan bagi anggota-anggotanya yang belum mempunyai rumah.
     Perkembangan koperasi di Rochdale sangat memengaruhi perkembangan gerakan koperasi di Inggris maupun di luar Inggris. Pada tahun 1852, jumlah koperasi di Inggris sudah mencapai 100 unit. Pada tahun 1862, dibentuklah Pusat Koperasi Pembelian dengan nama The Cooperative Whole Sale Society (CWS). Pada tahun 1945, CWS berhasil mempunyai lebih kurang 200 pabrik dengan 9.000 orang pekerja. Melihat perkembangan usaha koperasi baik di sektor produksi maupun di sektor perdagangan, pimpinan CWS kemudian membuka perwakilan-perwakilan di luar negeri seperti New York, Kopenhagen, Hamburg, dan lain-lain.